Postingan

Tentang Teman di Dunia Maya

7 hari tantangan menulis Basabasi Store Day 4 : Tentang Teman di Dunia Maya 27/7 Pukul 17:17 WIB Sore ini hujan turun, aroma bau tanah yang tersiram air hujan memiliki sensasi tersendiri saat melalui indera penciumanku, anak-anak yang tengah bermain bola seolah tak terganggu, menyambut dengan  suka cita tetes demi tetes yang menghujani sekujur tubuhnya. Angin bertiup dengan lembutnya menggoyangkan dedaunan. Dihadapanku telepon seluler dengan layar dipenuhi aksara 7 hari tantangan menulis. Tak ku sentuh. Aku berpikir darimana aku memulainya. Pertanyaan-pertanyaan itu bahkan bermunculan begitu saja, aku pikir cara terbaik untuk menjawabnya adalah dengan menuliskannya segera. Sebelum ide itu terbang dan menjadi tak berarti lagi. Apa aku memiliki teman di dunia maya yang sangat ingin aku temui?. “Ya, aku memiliki teman tapi aku tidak yakin ingin menemuinya atau tidak”. Aku orang yang sedikit sulit. Tidak mudah bagiku percaya kepada seseorang yang baru aku kenal, mesk...

Tentang Karakter

7 hari tantangan menulis Basabasi Store  Day 3 : Tentang Karakter 26/7 Pukul 19:13 WIB Karakter atau watak adalah sifat batin yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia (wikipedia). Tak jarang karakter seseorang yang kurang menyenangkan membuat orang lain merasa tidak nyaman. Kali ini aku ditantang menyebutkan 3 karakter orang yang mampu menarik perhatianku adalah sebagai berikut. Satu, berwawasan luas. Mereka yang berwawasan luas cenderung menghormati dan menghargai pendapat orang lain, memiliki selera humor, dan mampu beradaptasi dengan baik. Kita bisa melihat dari gaya bicaranya, dari cara menanggapi persoalan dengan tenang dan mengambil keputusan dengan baik. Kita bahkan bisa membandingkan mereka yang pintar dengan mereka yang berlaga. Karena aku memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu hal yang baru maka mereka yang berwawasan luas biasanya memiliki pengalaman yang bisa membuat kita berkembang. B...

Tentang Sahabat

7 hari tantangan menulis Basabasi Store  Day 2 : Tentang Sahabat 25/7 Pukul 19:22 WIB Kau tahu, kita tak suka memuji satu sama lain saat sedang bersama, karena itu sedikit canggung. Bagi kita kebaikan yang kita terima terasa tidak tulus jika kita menyebut-nyebutnya. Terkadang ketika aku menyebut namamu, orang-orang menjadi cemburu, pun sebaliknya. Orang-orang mulai bertanya tentang kesetiaan. Sejujurnya aku malu. Aku bukanlah sahabat yang baik bagimu meski aku mencoba untuk memahamiu. Tetap saja. Kadang aku berprasangka buruk padamu. Hari-hari yang terlewati selama tiga tahun ini. Hanya tentang dirimu dan kisah penantianku. Kau tahu, aku sempat marah padamu tapi tak kuceritakan. Itu diawal persahabatan kita. Sesuatu terjadi dan aku membuat kesalahan. Tapi saat itu aku kecewa bukannya disampingku, kau malah membiarkanku sendiri menyesali kesalahanku. Maksudku, Karena kau sahabatku tidakkah kau tahu aku lebih banyak. Kau dan aku kadang berbeda pendapat, itu biasa...

Tentang Film Favorit

24/7 Pukul dua puluh lewat dua puluh dua menit. Malam ini suasananya cukup hangat untuk menulis. Aku ingin berbagi pengalamanku tentang film yang pernah aku tonton. Meski sebenarnya aku jauh lebih menyukai drama dibanding film hehe.. tapi aku memiliki beberapa film yang aku sukai bahkan aku masih bisa menceritakannya kepada kalian. Mungkin film yang akan aku sebutkan itu sedikit jadul, tapi percayalah ini paling recomended. 1.        Turtles can Fly (2004) Singkatnya bercerita tentang seorang gadis (9) yang diperkosa oleh beberapa tentara setelah mereka membunuh kedua orangtuanya. Ia hidup bersama kakak laki-lakinya, Ibrahim (13). Kondisi ibrahim juga tidak begitu baik, ia pincang karena memberontak saat mencoba menyelamatkan adiknya dari para tentara itu. Gadis tersebut hamil diusianya yang belia, ia tidak mengerti dengan perubahan pada tubuhnya. Hidup mereka sangat menderita setiap harinya. Namun, Ibrahim lah yang menjaga adiknya dengan baik da...

Apa Kalian Tidak Akan Mati?

Begitu banyak orang berjalan di muka bumi dengan pongahnya. Seolah-olah mereka tidak akan mati. Lantas ada pula yang menyadari bahwa pada akhirnya manusia akan mendapati kematian tapi masih saja mengabaikan perintah ALLAH Tuhan semesta alam. Tidak sedikit orang-orang begitu gencar mengatasnamakan Agama dalam politik pemerintahan, seakan-akan Agama dijadikan bungkus, pemanis dan khiasan. Orang-orang senang memerintah, orang-orang senang mengejar kebahagiaan duniawi yang sifatnya hanya sementara. Mereka terlena oleh bujuk rayu syetan yang mempercantik dan membuat silau dan takut tersaingi dengan gemerlapnya dunia. Pengamatan sederhana yang saya lakukan. Suatu pagi diruang kelas saya memberikan kultum versi saya. "Teman-teman pengumuman hehe.. Tau gak? Malaikat maut mendatangi kita setiap hari loh.. dan setiap harinya sebanyak 70 kali, makanya jangan lupa selalu ingat ALLAH, ingat mati, ingat bersyukur. Gak mau dong pas malaikat dateng kita lagi mikirin mantan atau pacar kita...

Nilai sosial yang terlupakan. (atau diabaikan)

Semoga bisa bermanfaat untuk readers semua Bismillah.. Anak muda generasa 90’an akhir mendekat ke generasi 2000’an seperti mengalami revolusi mental. Kita benahi satu-satu yuk mulai dari: 1.   Memotong pembicaraan orang lain Sejak saya kecil, jauh sebelum mengenal bangku sekolah. Bahkan kedua orang tua saya mengajari saya untuk tidak menguping pembicaraan orang lain dan tidak memotong saat orang lain sedang berbicara. Saya tidak tahu orang tua kalian mengajarkan atau tidak, atau kalian melupakan pengajaran berharga itu. 2.   Mendengarkan saat orang lain sedang berbicara Semua orang selalu ribut ingin bicara, tapi saat dipinta menjelaskan suatu hal, semua saling menuduh. Mendengarkan merupakan salah satu keterampilan berbahasa, dengan mendengarkan kita belajar menghargai orang lain. 3.   Berkata dan berperilaku jujur Tidak ingin diremehkan. Makanya belajar. Orang yang doyan berbohong sesungguhnya mereka telah kehilangan kepercayaan dirinya. Mereka me...

Bukan wanita Penggoda

Petang itu, Aku terburu-buru turun dari angkutan umum. Sabtu sore itu aku memutuskan pulang ke rumah setelah beberapa hari berada di kota orang, rasanya melegakan bisa kembali bertemu dengan mama. Aku menunggu Sebuah bis berwarna biru di Stasiun. 5 menit, sepuluh menit, 20 menit, setengah jam berlalu. Akhirnya, Bis tiba. Badanku benar-benar payah, aku sangat lelah, tidur di dalam bis adalah pilihan tepat untuk saat ini. Setibanya di Sebuah jalan yang terkenal akan perumahan elit, sekitar kurang lebih 35 menit perjalanan. Bis biru ini tiba-tiba mogok. Semua penumpang akhirnya turun sembari menunggu Bis berikutnya datang. Aku menatap sekeliling, posisiku tepat didepan supir dan kenek yang sedang memperbaiki ban bis belakang. Aku merasa seseorang memerhatikanku sejak lama, bahkan sejak saat aku menunggu bis di stasiun tadi. Aku merasakan langkah seseorang berjalan menghampiriku. Aku sangat yakin seeseorang itu mendekat padaku, aku bisa melihatnya dari sudut mataku. “Assalamua...

Nyontek lagi, lagi lagi nyontek..

Nyontek lagi, lagi lagi nyontek.. Nyontek itu semacam zat adiktif yang membuat seseorang kecanduan dan ketergantungan. Dibalik nyontek ada sebuah kebohongan, dibalik nyontek ada dusta ada kemunafikan pelakunya. Dulu waktu masih duduk dibangku sekolah dasar, Guru-guru selalu bilang “nak, nyotek itu termasuk korupsi” Lain halnya dengan para pejabat yang korupsi uang miliaran rupiah. Korupsi tetaplah korupsi yang  menyengsarakan orang lain, mengambil yang bukan haknya. Masalahnya mungkin banyak diantara kalian yang tidak tahu kalau nyontek itu telah menyengsarakan teman kalian yang belajar habis-habisan tapi yang namanya daya ingat ada kapasitasnya, beda halnya sama google selama kuota unlimited jalan terus. (Buat yang gak suka nyontek kalian harus kerja lebih keras lagi untuk belajar). Mungkin kalian berpikir ah teman kalian ini ga mau nyontek karena takut ketahuan guru atau mungkin dia emang ga bisa nyontek atau dia udah pinter. Padahal, mereka yang gak nyontek saat ujian bukan...

Belajar MEMINTA MAAF dan MEMAAFKAN

“Ogah, ah gengsi dong minta maaf duluan” atau “udah terlalu sering nyakitin hati, ngapain juga dimaafin. Nanti kebiasaan”. Hayoo, termasuk yang manakah kalian?. Sahabatku, aku juga sama seperti dirimu. Pernah menyakiti dan disakiti orang lain. Sejatinya saat kita menyakiti orang lain, sebenarnya kita tengah menyakiti diri sendiri, dengan perasaan bersalah yang akan muncul setelahnya. Tapi hingga suatu ketika, aku merasa enggan memaafkan kesalahan seseorang, meski mulut berkata sudah memaafkan tapi hati belum mau memaafkannya. Yang terjadi dada terasa sesak karena perasaan yang tak kunjung tenang, gelisah. Bahkan perasaan bersalah itu jadi berbalik kepada kita.             Lalu, aku berusaha membujuk hatiku, mencoba melawannya dengan mencoba meminta maaf terhadap seseorang tersebut. Sulit sekali, ada saja halangan maupun alasannya. Tapi aku bertekad kalau tidak hari ini, kalau tidak saat ini juga, bagaimana jika aku meninggal be...

Belajar bersyukur dari Mereka yang tak jarang dipandang Sebelah Mata

Senin pagi. Jalanan macet. Saat itu aku hendak pergi kuliah. Kebosanan menyeruak dilangit- langit mobil. Mengutuk dalam hati “kenapa pula berangkat kesiangan”. Rasanya akulah orang yang menyedihkan hari itu. Kejadian berminggu-minggu lalu tiba-tiba datang menggerayami ingatanku kembali. Kekecewaan yang selama ini aku coba untuk lupakan. Tapi bayangan itu seperti siaran televisi yang diputar berulang-ulang, sangat mengganggu. Ingin aku meluapkan kesedihan, kekesalan dan kemarahanku. Hitungan detik jika aku tidak bisa menaklukan perasaanku mungkin saja air mata itu tak akan tertahankan.                 Tidiiitt.. tidiiiiiitt... Kali ini suara klakson berhasil menghentikan lamunanku. Setelah 18 menit mobil akhirnya melaju perlahan. Setibanya di perempatan antrian mulai mengular kembali. Saat itu, dari balik jendela mobil aku melihat seorang nenek sepuh, dilihat dari perawakannya mungkin usianya sekitar 70 tahunan...

Muslim Palestine vs Diri kita

Kalian tahu?. Di Timur Tengah sana tepatnya di Palestine, kaum muslim tengah diuji dengan serangan Israel yang teramat keji. Wanita dan anak-anak di bunuh, rumah-rumah mereka bom hingga rata dengan tanah, rumah sakit, sekolah dan fasilitas umum lainnya dihancurkan. Rasanya maut dekat sekali mengincar nyawa mereka. Setiap hari ada orang yang dikuburkan, puluhan bahkan ratusan orang terluka akibat tembakan, roket dan rudal milik tentara zionis Israel. Lantas apakah mereka semua putus asa dan meninggalkan Tuhan begitu saja? Tidak. Mereka selalu percaya bahwa Allah SWT (Tuhan semesta alam) selalu bersama mereka. Boleh saja raga mereka ‘terpenjara’ tapi hati mereka tidak luput dari mengingat Allah. Subhanallah.              Lalu bagaimana dengan kita?. Negara kita aman, lingkungan sekitar kita jauh dari ancaman teror para tentara Yahudi, bahkan keluarga kita masih utuh tapi hati kita terbelenggu oleh kenikmatan duniawi, dibutakan...

PADANG MAHSYAR

Rasulullah SAW bersabda : Kelak pada saat tiba hari kebangkitan , manusia-manusia akan digiring ke Mahsyar pada hari kiamat nanti yang pertama dalam keadaan berjalan, kedua mereka yang berkendaraan, dan ketiga mereka yang berjalan dengan menggunakan mukanya (HR. Ath Tirmidzi) Berkumpulnya manusia di padang Mahsyar adalah suatu kepastian. Mereka berada disana setelah bunyi sangkakala ditiup kembali untuk kesekian kalinya membangkitkan mereka yang telah mati. “ Dan ditiuplah sangkakala maka matilah semua yang dilangit dan dibumi. Kecuali yang Allah kehendaki. Kemudian ditiup kembali , maka berdirilah mereka menunggu (QS AZ Zumar: 68) Setelah itu mereka digiring oleh Tuhan ke suatu tanah lapang yang sangat luas, rata , warnanya putih dan tidak ada tempat persembunyiannya . Itulah gambaran padang mahsyar kata Imam Al Ghazali dalam : Rahasia Hari Kebangkitan. “D an ingatlah hari ketika kami kumpulkan dari tiap-tiap umat segolongan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami . la...